Menjadi Minoritas

Assalamu’alaikum… Pakabar semua? Semoga selalu dalam lindungan Alloh SWT. Aamiin… Tulisan ini adalah tulisan lama. Namun, saya merasa masih relevan untuk saat ini. Semoga memberi manfaat bagi yang membacanya. Hiruk pikuk di media sosial tentang mayoritas dan minoritas. Tentang toleransi dan kesetaraan. Keadaan ini menggugah pemikiran saya sebagai seorang ibu yang awam. Saya belajar, Bagaimana berupaya mengajarkan pada anak-anak tentang …

KETIKA ATHA TAK ADA

Pagi itu tampak suram bagi Najmi. Hari pertama sekolah tidak membuatnya bersemangat. Ia membayangkan, kelasnya akan sepi tanpa sahabatnya, Atha. Awal semester kedua ini, Atha harus pindah mengikuti kedua orangtuanya. Walaupun berita ini sudah lama disampaikan bunda, tetap saja Najmi merasa tidak siap menerimanya. “Kak, nanti kan bisa wa chat sama Atha. Kamu bisa saling bertukar cerita,” bunda memberi semangat. …

Ketika anakku berucap…

Bunda, pernahkah merasa sakit hati dengan ucapan anak kita? Belakangan, anak saya yang beranjak pre aqil baligh, seringkali mengatakan hal-hal yang menyakitkan hati saya. Saat saya ingatkan untuk tidak mengganggu adiknya, dibalas dengan kata-kata. Saat tidak diberi ijin main keluar rumah, ditanggapi lagi dengan kata-kata. Saat tidak diberi uang jajan pun, akan membalas dengan kata-kata. Jawabannya sama, kata-kata yang menyakitkan, …

Pilihan Sekolah untuk siapa? Anak atau orang tua?

Hai para ayah bunda, sudah bulan Juli. Bulan masuk sekolah. Sejak awal bulan lalu, saya serius mengikuti status teman-teman di media sosial yang sedang sibuk mengalami hiruk pikuk mencari sekolah baru untuk anaknya tersayang. Mulai dari euforia senang karena sudah lulus satu tahap pendidikan hingga pusing saat akan masuk ke jenjang berikutnya. Entah rasa deg-degan, khawatir hingga sedih, semua terpampang …

Masa sulitmu: kita lalui bersama, sayang…

Sulung kami, tahun ini berusia 11 tahun. Anak laki-laki ini yang memberikan kami gelar ayah bunda. Penuh energi dan selalu bersemangat. Saya selalu terpukau dengan binar matanya yang begitu hidup dan menyala-nyala. Najmi adalah bintang di hati kami. Inspirasi ayah bunda dan panutan adik-adiknya. Dia sedang dalam masa transformasi dan metamorfosis. Sungguh masa-masa yang berat. Tak terhitung berapa banyak amarah …

Ridha dengan Pilihan Allah

Suamiku, terdiam jemari ini mengingatmu. Lelaki 44 tahun ini sudah menemaniku hampir 12 tahun. Belumlah banyak yang kuketahui. Bahkan selalu ada kejutan saat bersamanya. 12 tahun yang lalu, aku menerima lamarannya. Bukan karena terlalu banyak serangan pertanyaan yang menghunjam akal sehatku. Tapi karena hatiku berkata, lelaki ini baik. Itu saja. Wajahnya mencerahkanku dan kata-katanya begitu damai. Seiring waktu berlalu, kami …