Catatan Ringan Psikologi

RUMAH, Laundry 24 Jam

Bismillah.

Apakabar, bun? Di Bekasi sejuk, alhamdulillah. Apa kegiatan hari ini? Mau leyeh-leyeh atau sibuk bersama anak? Selamat menikmati hari Selasa ya. ๐Ÿ˜€

Semoga Alloh senantiasa melimpahkan rahmah dan hidayah Nya buat kita. Aamiin.

Dari semalam saya mencari ide untuk menulis hari ini. Akhirnya, tercetuslah judul diatas.

Kalau bunda pasti tidak asing dengan namanya Laundry ya? Tempat pencucian dan setrika baju ini punya makna tersendiri buat saya. Terus terang, saya memiliki banyak daftar anak yang harus diperhatikan. 2 orang anak sekolah dasar, 2 orang balita dan tentu saja suami, pemilik antrian nomor 1. Uppss… Ini mah sikit jee. Iya, ya… ๐Ÿ˜‚

Banyak ataupun sedikit, saya tetap harus pandai mengatur waktu. Harus lebih banyak berhubungan dengan mahluk bernyawa di rumah (suami dan anak-anak), bukan menghabiskan waktu dengan pakaian, piring dsb dll… ๐Ÿ˜€

Maksudnya, lebih sering ngobrol sama suami dan anak-anak, bukan ngobrol sama cucian pakaian, baju, piring, kain pel, dst dll…

Jadilah wajib pandai mengatur waktu dan pekerjaan. Ini konsekuensi kami tidak menggunakan jasa asisten. Salah satu usaha yang saya lakukan dengan memanfaatkan jasa setrika pakaian. #tutupmuka

Kenapa? Saya mengikuti saran suami, bun. Ia mengijinkan saya subkon pekerjaan domestik yang tidak saya sukai. Yeaayyy…

Alhamdulillah, sangat terbantu. Terimakasih, mba Setrika, yang setia menjemput dan mengantar pakaian kami. ๐Ÿ˜˜

Ini pun melalui proses panjang. Saya tidak asal setrika. Apalagi kalau yang menyetrika juga sambil merokok. Atau di sekitanya ada yang merokok. Waduh, jangan sampai residu rokok menempel di pakaian anak-anak. Alhamdulillah Alloh mempertemukan saya dengan mba yang baik ini. Ia menyetrika di rumahnya, tanpa residu rokok. Dan sejauh ini saya bisa mempercayai kejujurannya.

Lalu mencucinya? Alhamdulillah, bun, saya masih bisa memegangnya sendiri. Keajaiban teknologi pemberian Alloh memudahkan saya melakukan aktivitas ini meski sambil menemani anak bermain.

Lah, kok jadi panjang cerita tentang ini yak? Baik, kembali ke tujuan semula.

Laundry yang saya maksud bukanlah pengertian yang sebenarnya. Maksudnya rumah sebagai tempat menbersihkan hati, pikiran, otak yang lelah, capek, kusut, kotor, berdebu, polusi…banyak lagi deh.

Saya perhatikan kalau anak-anak pulang sekolah, ada saja oleh-oleh yang tidak baik terbawa serta. Entah berupa kata-kata, perilaku dan pemikiran. Bunda mengalaminya kah? Saya pusing, bun kalau sudah mendengar kata ‘ajaib’ yang dilontarkan anak-anak. Atau tingkah laku yang ‘tidak kami harapkan’. Bukan hanya sepulang sekolah, tapi juga pulang bermain bersama teman-teman di sekitar rumah.

Bagi saya, rumah merupakan laundry untuk membersihkan hati, pikiran dan perilaku penghuninya dari serangan pengaruh buruk. Rumah mempersiapkan penghuninya agar siap kembali keluar rumah dalam kondisi segar, bersih dan siap menebarkan kebaikan.

Wew… Sedemikiannya ya? Iya, bun. Saya pikir, dengan dimulai dari dalam rumah berharap para penghuninya yang bertebaran dan saling berinteraksi dengan orang lain, akan memberikan pengaruh positif di masyarakat. Tsaahh…Niat mulia, ya? Aamiin…

Dan yang saya mampu hanya melaundry di rumah. Jadi, mulailah dari rumah. Pokoknya sekecil apapun, saya berusaha. Cayooo!

Kalau laundry pakaian saja, kita mencari tempat yang bersih, air yang bersih dan petugas kebersihan yang bersih juga. Apalagi melaundry hati, lisan dan pemikiran. Ini yang saya lakukan dalam upaya menjadikan rumah sebagai Laundry penghuninya.

๐Ÿก Ucapkan Salam

Mengucapkan salam saat masuk ke dalam rumah, ini wajib, ya.

ุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุจูŽูŠู’ุชูŽู‡ู ููŽุฐูŽูƒูŽุฑูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุฏูุฎููˆู„ูู‡ู ูˆูŽุนูู†ู’ุฏูŽ ุทูŽุนูŽุงู…ูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู ู„ุงูŽ ู…ูŽุจููŠุชูŽ ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ุงูŽ ุนูŽุดูŽุงุกูŽ. ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุฏูุฎููˆู„ูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู ุฃูŽุฏู’ุฑูŽูƒู’ุชูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽุจููŠุชูŽ. ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุทูŽุนูŽุงู…ูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุฏู’ุฑูŽูƒู’ุชูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽุจููŠุชูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุนูŽุดูŽุงุกูŽ

โ€œJika seorang masuk rumahnya dan menyebut nama Allah ketika memasukinya dan ketika makan maka syaithon akan berkata, โ€œKalian (para syaithon) tidak akan dapat menginap dan makanโ€. Namun jika seseorang masuk rumahnya dan tidak menyebut nama Allah ketika memasukinya maka syaithon pun berucap, โ€œKalian (para syaithon) dapat menginap (di rumah tersebut)โ€. Apabila seseorang tidak menyebut nama Allah ketika hendak makan maka syaithon pun berkata, โ€œKalian (para syaithon) dapat menginap dan makan (di rumah tersebut)โ€

Nah, jangan sampai Syaithon ikut jadi penghuni rumah ya, bun. Salam diucapkan pada rumah yang ada penghuninya maupun yang tidak berpenghuni. Manfaat salam lainnya adalah merupakan doa bagi keberkahan keluarga dan penghuni rumah. Dan ketika kita mengucapkan salam, berarti kita memperoleh jaminan penjagaan dari Alloh. Maka siapakah sebaik-baik penjaga selain Alloh azza wa jalla. Masyaa Alloh, begitu besarnya faedah mengucapkan salam ya. Ayo, ucapkan salam, yo! Mudahkan!?

๐Ÿก Membaca Al Quran dan Sholat

Membaca al Qur’an setiap hari, meskipun hanya satu ayat akan memberikan pengaruh besar pada rumah kita, bun. Malaikat akan senang berada di dalam rumah, dan syaithan pun tidak betah berlama-lama di rumah. Selain itu, membaca Qur’an pun berfaedah bagi yang membacanya sendiri.

Bagi anak-anak yang telah bisa membaca Qur’an, saya membiasakan mereka membacanya ba’da magrib. Kadang bila lelah, mereka hanya murojaah. Semoga istiqomah. Aamiin.

๐Ÿก Sediakan Tempat Sampah

Ini bukan sekedar tempat sampah yang biasa ada di sudut rumah, tapi tempat sampah untuk menampung sampah dari perkataan yang tidak baik. Kalau anak ada yang mulai mengeluarkan kata-kata kasar, saya akan mengambil plastik, dan menyuruh mereka mengeluarkan semua kata-kata kasar ke dalam plastik. Kemudian saya buang. Berpengaruh? Sejauh ini, mereka merasa lega kalau sudah melakukan itu, katanya ๐Ÿ˜€

Atau, saya menyuruh menuliskan kalimat istigfar di buku. Atau, menuliskan kata-kata kasar tersebut di kertas, kemudian dibuang. ๐Ÿ˜€

Buat anak balita, saya akan menjelaskan apabila mereka tidak boleh berkata kasar dan menggantinya dengan kata-kata yang baik.

๐Ÿก Muhasabah sebelum tidur

Sambil menemani tidur, sebelum membaca doa, biasanya saya mengajak anak-anak muhasabah apa saja yang telah mereka lakukan selama satu hari itu. Mengingatkan untuk tidak akan mengulangi yang salah, dan memperbaiki esok hari.

Saat inipun, biasanya anak sering meletup-letup, berapi-api saat menceritakan kemarahan atau kekesalan mereka. Nah, tugas kita mengarahkan mereka untuk menyalurkan amarah pada hal yang positif.

Bunda, tentu saja semuanya tidak semudah yang diangankan. Saya menyadari perlu perjalanan panjang. Tujuan saya adalah kegiatan-kegiatan yang baik menjadi kebiasaan. Bismillah, istiqomah. Aamiin.

Nah, kalau bunda, apa cara yang sudah dilakukan? Berbagi, dong! Siapa tahu, bisa saya adopsi ๐Ÿ˜€

Saya tunggu ya ๐Ÿ˜Š

#OdopNovemberChallenge
#TantanganRumlitIpBekasi
#DiariIbuProfesional
#CeritaIbu
#CeritaKeluarga
#CeritaKita

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *