Catatan Ringan Psikologi

Belajar Marah dari Nadine

Beberapa hari ini, Nadine sering sekali uring-uringan. Putri kami yang masih 4 tahun ini, mudah sekali marah bila keinginannya tidak terpenuhi atau bila kakaknya mengganggunya.

Berebut mainan, marah. Tidak dipinjamkan pensil, marah. Tidak diijinkan minum es, marah. Apalagi ya? Tema pekan ini, nadine mudah marah. Kalau saya cermati, sepertinya ia sedang dihinggapi rasa iri dengan adik bungsunya. Ah, nadine…. Peluk sayang, soleha bunda.

Baiklah, masalah iri dengan saudara ini insyaa Alloh kita bahas nanti ya. Ada yang ingin saya cermati dari marahnya nadine. Ia tidak pernah marah untuk waktu yang lama. Saat itu marah dengan adiknya, 5 menit kemudian sudah akur lagi. Demikian pula saat marah dengan kakak-kakaknya.

Betapa indahnya. Hatimu begitu lapang, nak. Marah tanpa dendam.

Orang yang kuat bukan yang banyak mengalahkan orang dengan kekuatannya. Orang yang kuat hanyalah yang mampu menahan dirinya di saat marah.

HR. Al Bukhari no. 6114 dan Shahih Muslim.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *