Ibu Pembaharu Ibu Profesional Jurnal

Tujuan Yang SMART untuk Rumah Bijak Digital

Alhamdulillah, sekarang memasuki materi ke-4 di perkuliahan Bunda Salihah. Di pekan ini tugas kami adalah menetapkan tujuan dengan SMART dan menetapkan milestones. Bagaimana ceritanya? Cekidot!

Setelah menyaksikan materi yang disampaikan Ibu Septi Peni Wulandani, keesokan harinya, saya mengajak teman-teman berdiskusi tentang akar masalah kami. Menurut saya, kita perlu mematangkan akar masalah agar bisa menetapkan tujuan yang tepat sasaran. Akhirnya bergulirlah diskusi tentang akar masalah tim. Dan kami pun menemukan 6 poin terkait akar masalah tim, yaitu:

  1. Kurangnya kemampuan Self control
  2. Terbatasnya waktu ortu bersama anak karena Ortu juga sibuk dengan HP/Pekerjaan, jadi anak tidak ada teman 🙈
  3. Minimnya pendampingan akan Rasa ingin tahu/penasaran anak
  4. Bosan, jenuh di rumah karena aktivitas terbatas/ kurangnya aktifitas yang menantang sesuai usia anak
  5. Keluarga belum paham akan A home Team, main bareng, ngobrol bareng dan beraktivitas bareng, masih kaku diklg
  6. Kurangnya kesiapan orang tua dengan kehadiran teknologi digital yang terus berkembang sehingga tidak memasukkan dampak dan resiko serta antisipasi pengunaan perangkat digital dalam visi misi keluarga.

Diskusipun bergulir, dari akar masalah tersebut kita akan lanjut membuat tujuan dengan metode SMART.

Apa Itu SMART?

SMART pertama kali diperkenalkan pada November 1981 dalam Management Review oleh George T. Doran. SMART merupakan akronim dari

  • Specific (simple, sensible, significant).
  • Measurable (meaningful, motivating).
  • Achievable (agreed, attainable).
  • Relevant (reasonable, realistic and resourced, results-based).
  • Time bound (time-based, time limited, time/cost limited, timely, time-sensitive).

SMART merupakan alat yang efektif dalam menyediakan kejelasan, fokus dan motivasi yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan. Tujuan dan target dijabarkan dengan jelas dalam SMART.

Tujuan SMART Rumah Bijak Digital

Baiklah, kita kembali ke rumah bijak digital yuk. Setelah bergulirnya akar masalah, kami pun dengan mudah membuat tujuan SMART. Beberapa teman dalam rumah bijak digital memberikan usulan-usulan tujuan SMART tim. Diskusi berjalan dengan seru. Akhirnya mengerucut pada satu tujuan, Alhamdulillah, inilah tujuan tim kami.

Rubi digi sebagai forum belajar agar keluarga mampu mengendalikan diri dalam menggunakan perangkat digital (hp, pc, tv) untuk memaksimalkan pendampingan anak dengan ragam aktifitas menyenangkan

Rumah Bijak Digital Goal

SMART Rumah Bijak Digital

Yuks, Siapkan Milestone

Setalah tujuan yang SMART, kita meluncur ke milestone, yuuukk. Untuk apa milestone? Milestone memudahkan kita mengukur sejauh mana pencapaian tujuan kita. Milestone mencantumkan rentang waktu dan capaian terukur secara jelas dan spesifik. Tentu saja dengan mempertimbangkan semua sumber daya yang dimiliki.

Milestone Rumah Bijak Digital

Milestone 1

Menetapkan, membuat kesepakatan bersama keluarga dan konsisten menjalankan kegiatan self control penggunaan perangkat digital (HP, PC, TV)

Milestone 2

Merancang dan melaksanakan aktivitas bersama keluarga dalam rangka bijak menggunakan perangkat digital (HP, PC, TV)

Milestone 3

Membagikan pengalaman dan pembelajaran dalam penggunaan perangkat digital (HP, PC, TV) kepada masyarakat

Time line setiap milestone adalah

milestone 1 : 6 September – 31 Oktober 2021

milestone 2 : 1 November – 31 Desember 2021

milestone 3 : 1 Januari – 28 Februari 2022

Golden Rules

Golden Rules sudah pernah kami bahas sebelumnya. Jadi pada pertemuan kali ini hanya mengingatkan kembali. Dan sekiranya ada perubahan, sekaranglah saatnya. Alhamdulillah, tidak ada perubahan. Kami menyepakati golden rules yang sudah dibuat.

Golden Rules:

  1. Mengikuti diskusi dalam tim. Bila tidak respon, tak ada kabar, dalam 2×24 jam dianggap mengundurkan diri (menghindari delayer)
  2. Dalam waktu 7×24 jam atau pada keadaan khusus ijin tidak bisa mengikuti diskusi, maka bersedia menerima keputusan diskusi tim yg ditetapkan pada masa tersebut (menghindari delayer)
  3. Komitmen menjalankan tugas dan peran, segera komunikasikan masalah yg dihadapi dalam diskusi tim.

Exit Procedure

Bila salah satu diantara hal berikut ini:

  1. Tidak menyelesaikan amanah tanpa keterangan, hingga waktu yang disepakati
  2. Tidak mengikuti diskusi, tanpa respon atau kabar dalam 2×24 jam dianggap mengundurkan diri
  3. Poin 1 dan 2 ditindaklanjuti dengan exit interview

Bismillah, azzam telah ditetapkan. Semoga Alloh Ta’ala mudahkan perjalanan perubahan diri menjadi lebih baik. Aamiin yaa robbal’alamiin.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *